Anus Berdarah saat BAB. Apakah Termasuk Wasir?

Anus berdarah saat buang air besar (BAB) adalah tanda kalau pencernaan Anda bermasalah—yang bisa saja merupakan salah satu ciri ambeien dalam. Kondisi ini diakibatkan oleh meningkatnya tekanan pada pembuluh vena di sekitar rektum dan anus. Akibatnya, pembuluh darah menjadi bengkak, meradang, dan akhirnya luka.

Pembengkakan pembuluh darah akibat tekanan ini sendiri bisa disebabkan oleh banyak faktor, di antaranya:
– Obesitas atau kelebihan berat badan
– Riwayat genetik
– Kehamilan
– Kebiasaan mengangkat benda berat
– Batuk berat terus-menerus
– Usia (jaringan tubuh yang makin melemah)
– Konstipasi dan sembelit
– Diare kronis
– Sering mengejan saat BAB atau melahirkan
– Kebiasaan anal seks

Hati-Hati Jika Ada Darah saat BAB. Ciri Ambeien?

Mayoritas penderita ambeien tidak sadar bahwa dirinya memiliki penyakit ini, terutama untuk kasus wasir internal karena tidak ada tanda-tanda fisik yang bisa dilihat dari luar. Gejala yang paling mudah dikenali adalah benjolan yang keluar dari lubang anus, nyeri dan gatal-gatal di sekitar anus, anus terasa panas dan bengkak usai BAB, serta keluarnya darah segar bersama feses.

Jika Anda merasakan keluhan-keluhan di atas, kemungkinan besar Anda memang menderita wasir. Meski begitu, hindari melakukan self-diagnose. Periksa dan konsultasikan pada dokter agar mendapat pertolongan medis yang tepat sesuai gejala dan faktor penyebabnya.

Ya, jangan anggap sepele jika Anda mengalami perdarahan saat BAB. Selain menjadi salah satu ciri ambeien dalam, hal ini bisa juga disebabkan oleh masalah kesehatan lain yang lebih serius.

Tips Menghindari Perdarahan saat BAB

Selain muncul benjolan di luar anus, ciri-ciri ambeien parah adalah keluarnya darah bersama feses, terlebih jika diikuti sensasi nyeri dan panas pada dubur setelah BAB. Hingga saat ini, belum ada metode pengobatan yang betul-betul dapat menyembuhkan ambeien secara permanen kecuali dengan prosedur operasi.

Pun meski sudah dioperasi, ambeien bisa saja muncul kembali dalam 5-10 tahun jika Anda tidak menerapkan pola hidup sehat yang dianjurkan dokter. Jadi pengobatan ambeien saat ini memang hanya fokus pada meringankan gejala, bukan menyembuhkan. Nah, agar wasir tak makin parah, berikut beberapa usaha yang dapat Anda coba.

  • Menjaga Berat Badan

    Kelebihan berat badan akan membuat tekanan pada pembuluh darah dekat anus makin besar. Akibatnya terjadi pembengkakan yang dinamakan ambeien. Oleh karena itu, jaga berat badan Anda tetap ideal dan jangan sampai obesitas.
    Selain aktif berolahraga, kontrol juga pola makan Anda. Hindari kebiasaan makan makanan tinggi karbo dan gula, seperti junk food, gorengan, dan alkohol/soda.

  • Aktif Bergerak

    Ambeien bisa makin parah jika Anda malas bergerak dan menghabiskan waktu dengan duduk berlama-lama. Ya, gaya hidup sedentary semacam ini tak hanya berefek buruk untuk tulang, tapi juga mengakibatkan wasir.
    Coba selingi dengan jalan-jalan sejenak jika sudah terlalu lama duduk. Ibu hamil yang lebih berisiko menderita ambeien juga disarankan untuk aktif bergerak, misalnya dari duduk ke berdiri atau berbaring ke posisi duduk. Banyak gerak akan membuat peredaran darah lebih lancar, sehingga risiko ambeien akibat penyumbatan pembuluh vena dapat diminimalkan.

  • Jangan Tunda BAB

    Menunda BAB adalah faktor yang menyebabkan perdarahan di dalam anus. Semakin BAB ditahan, semakin keras pula tekstur feses di dalam tubuh. Ini mengakibatkan Anda mengalami konstipasi dan harus mengejan kuat-kuat saat BAB.
    Nah, tekanan kuat saat mengejan inilah yang dapat membuat pembuluh darah membengkak dan terluka sehingga darah keluar bersama feses saat BAB. Rutinlah buang air besar sekurang-kurangnya 3-4 kali seminggu agar tidak terjadi sembelit.

  • Konsumsi Banyak Serat

    Untuk dapat berfungsi normal, sistem pencernaan tubuh membutuhkan serat alami dalam jumlah yang cukup. Nutrisi ini bisa didapat dari sayuran, buah-buahan berair, serta kacang-kacangan. Dengan mengonsumsi cukup serat, pencernaan akan lebih sehat, BAB makin lancar, Anda pun bebas dari konstipasi penyebab BAB berdarah.

  • Minum Banyak Air Putih

    Mengonsumsi banyak serat ternyata belum cukup kalau tak dibarengi dengan minum air putih minimal 8 gelas per hari. Kebiasaan ini akan membuat feses melunak, sehingga Anda lebih mudah mengeluarkan tinja saat BAB tanpa perlu mengejan kuat.

  • Rajin Berolahraga

    Benjolan dan perdarahan pada anus diakibatkan oleh penyumbatan pembuluh vena di sekitar rektum. Kondisi ini bisa diatasi dengan berolahraga secara rutin, setidaknya 3 kali sepekan agar aliran darah tetap lancar.
    Olahraga tak perlu yang berat. Ringan asal dilakukan secara teratur sudah lebih dari cukup. Anda bisa memulainya dengan jogging di sekitar komplek perumahan setiap pagi sebelum memulai rutinitas.

Pengobatan BAB Berdarah

Prosedur non-operasi yang diambil dokter untuk mengobati wasir disertai darah adalah dengan memberikan obat-obatan, salep, atau tempelan yang diaplikasikan langsung pada anus. Produk-produk tersebut umumnya memiliki kandungan witch hazel, lidokain, dan hidrokortison yang berfungsi meredakan nyeri dan gatal di area anus.

Nah, salah satu pengobatan untuk membantu meringankan wasir yang bisa anda coba adalah Ardium 1000 mg. Tiap tablet mengandung MPFF original dari Perancis yang merupakan bahan alami dari Citrus sinensis, yang bekerja membantu meringankan wasir. Karena bukti kemanfaatannya, produk ini telah tersedia di banyak apotek di seluruh Indonesia.

Kendati di pasaran banyak obat untuk meredakan ambeien, Anda tetap harus mengimbanginya dengan menerapkan gaya hidup sehat. Terakhir, jika benjolan tak kunjung membaik meski sudah diterapi dengan berbagai macam obat, langkah pamungkas yang harus Anda pilih untuk mengatasi wasir berdarah adalah dengan cara operasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *