Apa Perbedaan Wasir dan Ambeien? Ini Penjelasannya

Ada sebagian orang yang menyebut munculnya semacam daging tumbuh di anus merupakan penyakit ambeien, tapi tidak sedikit juga yang mengatakannya sebagai wasir. Sebetulnya, adakah perbedaan wasir dan ambeien ini?

Dalam dunia medis, sebetulnya tidak ada perbedaan wasir dan ambeien. Keduanya merupakan istilah awam yang diberikan untuk menyebut masalah kesehatan yang dinamakan hemoroid.

Hemoroid adalah pembengkakan pembuluh darah di anus dan rektum bagian bawah yang bentuknya mirip dengan varises. Wasir dapat berkembang di dalam rektum (wasir internal) atau di bawah kulit di sekitar anus (wasir eksternal).

Beberapa hal dapat menyebabkan penyakit ambeien ini, tapi seringkali penyebabnya tidak diketahui. Untungnya, ada pilihan efektif untuk mengobati wasir, mulai dari menjalani perawatan di rumah hingga mengubah gaya hidup.

Bagaimana Anda dapat mengenali wasir atau ambeien?

Ketika menderita wasir atau ambeien, Anda mungkin akan merasa tidak nyaman di area sekitar anus. Selain itu, beberapa gejala lain yang sering muncul adalah:

  • Muncul rasa gatal atau iritasi di area sekitar anus.
  • Terdapat bercak darah, meski Anda tidak merasa sakit.
  • Terdapat bercak feses di celana dalam Anda, meski Anda tidak merasa mulas.
  • Rasa tidak nyaman, nyeri, dan kebas di area yang sama.
  • Munculnya semacam pembengkakan atau daging tumbuh di sekitar anus.

Jika Anda pernah melihat iklan komersial obat ambeien di televisi, si penderita ambeien akan merasa kesakitan ketika buang air besar.

Hal ini sangat beralasan mengingat wasir memang dapat menimbulkan rasa sakit ketika feses melewati anus yang terkena hemoroid. Bahkan tidak jarang, Anda akan menemukan darah pada celana dalam.

Mengapa Anda bisa terkena wasir?

Jika Anda berpikir perbedaan wasir dan ambeien terletak pada penyebabnya, maka ini juga tidak tepat. Pasalnya, wasir dan ambeien disebabkan oleh hal yang sama, yakni tersumbatnya aliran darah dari dan menuju anus sehingga menumpuk dan menyebabkan pembuluh darah membesar.

Mayoritas penyumbatan darah ini disebabkan oleh konstipasi kronis, mengejan saat buang air besar, dan terlalu lama duduk di toilet. Penumpukan darah yang mengakibatkan pembuluh darah membengkak juga bisa terjadi ketika wanita hamil karena rahim terus menekan uterus sehingga otomatis juga menekan pembuluh darah.

Hemoroid juga bisa terjadi karena faktor keturunan. Jadi jika orangtua Anda memiliki penyakit ini, maka Anda memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena kondisi yang sama.

Selain itu, wasir atau ambeien juga bisa terjadi jika Anda sering mengangkat beban berat, mengalami obesitas, melakukan hubungan seksual melalui anus (anal seks), serta diare yang tak kunjung sembuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *